[Liputan 10 tahun tsunami Aceh, Majalah Tempo Desember 2014]

“Kalau beruntung (menemukan keturunan Portugis), saat Idul Adha banyak keturunan Lamno yang balik kemari, untuk mengikuti tradisi Seumuleng (menyuapi raja),” kata Aksa Mulyadi, Juru Pelihara Makam Raja Daya.
Upacara adat Seumuleng Raja Daya adalah tradisi turun temurun yang dijaga oleh para keturunan raja dan warganya, berlangsung hingga kini. Keturunan Raja dihiasi dan diberi singgasana. Upacara itu berlangsung di Makam Raya Daya dan diikuti oleh ribuan warga Lamno yang datang dari berbagai penjuru.